Terapi Autis Pada Anak

Terapi Autis Pada Anak – Autisme dengan gangguan kemampuan sosial yang penderitanya berinteraksi pada orang lain umumnya. Ciri-ciri autisme yang muncul adalah tampak canggung saat berhubungan dengan orang lain mengeluarkan komentar yang menyinggung orang lain, tampak terasing pada orang yang berkumpul disekitarnya biasanya mereka menghindari kontak mata. Anak yang terserang penyakit autis berupa gangguan kemampuan sosial dapat terlihat ketidaktertarikannya pada permainan bersama serta sulit berbagi dan bermain secara bergantian.

terapi autis pada anak

terapi autis pada anak

  1. Tidak suka kontak fisik

Sebagian anak autis sering senang dengan memeluk mereka yang dekat dengannya. Autis memang susah untuk kita dekatkan, jika kita membuat dia tidak nyaman maka kita akan membuat dia mengamuk.

  1. Tidak suka suara keras, cahaya terang dan beberapa aroma yang tidak sedap

Autisme umumnya sangat merasa terganggu dengan suara keras dan mengagetkan, perubahan kondisi cahaya dan perubahan suhu mendadak, sehingga para autisme tidak dapat mempersiapkannya terlebih dahulu. Memberitahukan pada mereka tentang suatu yang terjadi dan bermanfaat bagi mereka.

  1. Suka melakukan tindakan berulang

Mereka sering menikmati melakukan rutinitas yang sama terus dan melakukan berulangan, adanya perubahan rutinitas sehari-hari akan sangat terasa terganggu bagi mereka adalah ciri anak autis. Rutinitas yang mereka lakukan bervariasi dan biasanya menjadi suatu obsesiter sendiri bagi penderita autisme.

  1. Perkembangan tubuh tidak seimbang

Perkembangan anak pada umumnya seimbang artinya perkembangan meliputi banyak faktor dan bertahap. Perkembangan anak pada penyebab autis cenderung tidak seimbangan, perkembangan disatu bidang terjadi dengan cepat namun terhambat di bidang lainnya. Perkembangan kemampuan kognitif terjadi dengan pesat namun kemampuan motorik masih terhambat dan mampu kita lakukan dengan terapi autis pada anak dengan cara sendiri.

  1. Kesulitannya Berempati

Penderita penyakit ini sangat kurang memahami perasaan orang lain, sehingga mereka jarang merempati pada orang lainnya. Sulit untuk memahami bahasa tubuh atau intonasi berbicara dengan orang lain, komunikasi cenderung bersifat satu arah dan kadang membicarakan tentang dirinya sendiri.

Akhir-akhir ini banyak bermunculan berbagai macam obat, cara suplemen yang ditawarkan iming-iming dapat menyembuhkan autis. Kadang melakukan penjualan ini melalui televisi, radio, dan majalah.

Sebaiknya para orang tua lebih berhati-hati jangan sembarangan membiarkan anaknya sebagai bahan percobaan terapi autis pada anak bisa jadi malpraktik. Sudah mengeluarkan banyak uang untuk untuk berbagai macam cara untuk penyembuhan yang didapat hanya kecewa oleh hasil kita harapkan. Ada cara tersendiri untuk penyembuhan autis dengan melakukan berbagai macam terapi dan telah diakui oleh para professional yang bagus untuk autisme. Gangguan Spectrum Autisme ialah gangguan proses perkembangan sehingga terapi jenis apapun yang dilakukan dengan memerlukan waktu yang lama. Terapi autis pada anak harus dilakukan secara terpadu dan setiap anak membutuhkan jenis terapi yang berbeda.

  1. Terapi Wicara

Hampir semua anak dengan penyakit autisme banyak yang kesulitan dalam berbahasa dan berbicara. Hal ini biasanya paling menonjol, banyak pula individu autistic nonverbal atau kemampuan berbicaranya berkurang. Kadang cara bicaranya cukup berkembang, sehingga mereka tidak mampu untuk memaki bicaranya untuk berkomunikasi/berinteraksi pada orang lain. Dalam terapi wicara ini sangat menolong untuk terapi autis pada anak mereka berbahasa.

  1. Terapi Okupasi

Hampir semua anak autistik mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Kesulitan untuk memegang benda dengan cara yang benar, gerak-geriknya kasar dan kaku, kesulitannya untuk menyuap makanan yang masuk kemulutnya, dan lain sebagainya. Terapi okupasi sangat penting melatih dan mempergunakan otot-otot halusnya yang benar.

  1. Terapi Bermain

Mungkin didengarnya sangat aneh seorang anak autistik membutuhkan pertolongan dalam bermain dan belajar. Bermain dnegan teman sebayanya berguna untuk melatih belajar bicara, interaksi social dan komunikasi. Terapi bermain dapat membantu anak autis dalam teknik-teknik tertentu cara ini mampu untuk autisme yaitu terapi autis pada anak.

  1. Terapi Perilaku

Anak pengidap penyakit autis selalu merasakan frustasi, mereka sangat sulit mengekspresikan kebutuhannya, mereka sangat hipersensitif terhadap suara, sentuhan, dan cahaya. Dan tak heran mereka sering mengamuk, seorang terapis perilaku terlatih untuk mencari latar belakang dari perilaku negatif dan kadang mencari solusinya dengan merekomendasikan perubahan lingkungan secara rutin dan memperbaiki perilakunya.

  1. Terapi Visual

Individu autistik lebih mudah belajar berkomunikasi gambar-gambar. Beberapa video games bisa juga dipakai untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

  1. Terapi Medikamentosa

Terapi dengan menggunakan obat-obatan dokter yang khasiat untuk penyembuhan autis. Para penderita sebaiknya jangan sembarangan diberi obat, obat yang diberikan sebaiknya yang bisa timbul indikasi yang sangat kuat. Gejala yang bisa menghilang dengan obat : menyakiti dirinya sendiri, menyakiti orang lain, merusak(destruktif), gangguan pada saat tidur, dan heperaktivitas yang hebat.

  1. Terapi Melalui Makanan

Makanan yang diberikan anak autis pada alergi makanan. Ada makanan yang mengandung zat-zat untuk memperberat pada gejala autis. Terapi autis pada anak ini orang tua harus lebih memeperhatikan menyediakan makanan yang cocok untuk para anak putri dan putranya sesuai dengan yang diberikan para ahlinya.

  1. Terapi Fisik

Dan terapi autis pada anak dnegan terapi fisik. Yang menyandang para autisme yang terganggu dalam perkembangan atau motoriknya. Kadang otok-otoknya sangat lembek dari orang normal sehingga untuk berjalan tidak kuat, serta keseimbangan tubuhnya kurang bagus. Terapi integrasi sensoris sangat banyak menolong untuk menguatkan otot-otot, dan memperbaiki keseimbangan tubuh anak.

  1. Terapi Biomedik

Pada terapi ini difokuskan untuk pembersihan fungsi-fungsi abnormal pada otak. Diharapkan fungsi susunan saraf pusat bisa bekerja lebih sehingga gejala autisme berkurang bahkan bisa menghilang. Obat-obat yang dikonsumsi sebaiknya dalam pengawasan dokter spesialis yang memahami autisme. Terapi biomedik melengkapi terapi autis pada anak lain untuk memperbaiki dari dalam. Terapi dari dalam agar mengalami kemajuan yang cukup bagus.

Terapi Autis Pada Anak

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Rekomendasi:Konsumsi VitaBrain, Suplemen Vitamin Untuk Otak Anak, BAGUS Untuk Perkembangan Anak Autis. Lihat detail di sini

This entry was posted in Anak Autis and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.