Fakta Tentang Anak Autis

Anak yang menyandang autis memang membutuhkan perhatian ekstra dan segala sesuatu harus selalu diwaspadai dan diperhatikan. Anak autis cenderung menyukai dunia mereka sendiri dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan sendiri.

Berikut ini ada beberapa fakta tentang anak autis :

a. Anak autis menunjukkan kurang sekali kontak mata dengan orang lain yang biasanya disertai dengan perilaku yang tidak wajar seperti tertarik dengan sinar matahari atau benda gemerlap.

b. Beberapa anak autis bahkan tidak pernah berbicara walau mereka mengeluarkan suara-suara. Suara-suara yang dikeluarkan oleh anak autis itu tidak jelas dan biasanya berupa teriak-teriakan.

c. Anak-anak penyandang autism e tidak mampu memahami makna bahasa tubuh atau bahasa non verbal dalam komunikasi.

d. Anak autis juga kurang memahami emosi orang lain dan dapat dikatakan sebagai kurang peka atau kurang berperasaan.

e. Suka malambaikan tangan, berjalan berjingkat, goyang-goyang tubuh dengan ekspresi wajah yang aneh, badannya sangat kaku, kadang badannya berputar-putar tanpa merasa pusing.

Kriteria diagnostik autisme menurut DSM-IV adalah sebagai berikut :

1. Harus ada sedikitnya 6 gejala dari (a), (b) dan (c) dengan minmal dual gejala dari (a) dan masing-masing satu gejala dari (b) dan (c).

a. Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik. Minimal harus ada 2 gejala di bawah ini :

- Tak mampu menjalin interaski sosial yang cukup memadai: kontak mata sangat kurang, ekspresi muka kurang hidup, gerak-gerik kurang tertuju.

- Tak bisa bermain dengan teman sebaya

- Tak ada empati (tak dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain)

- Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional yang timbal balik.

b. Gangguan kualitatif dalam bidang komunikasi. Minimal harus ada satu dari gejala-gejala di bawah ini :

- Perkembangan bicara terlambat atau sama sekali tidak berkembang. Anak tidak berusaha untuk berkomunikasi secara non verbal.

- Bila anak bisa bicara, maka bicaranya tidak dipakai untuk komunikasi

- Sering menggunakan bahasa yang aneh dan diulang-ulang

- Cara bermain kurang variatif, kurang imajinatif dan kurang dapat meniru

c. Adanya suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang perilaku, minat dan kegiatan. Minimal harus ada satu dari gejala-gejala dibawah ini :

- Mempertahankan satu minta atau lebih denganc ar ayang sangat khas dan berlebihan.

- Terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak ada gunanya.

- Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan diulang-ulang

- Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda

2. Sebelum berumur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam bidang interaksi sosial, bicara dan berbahasa, cara bermain yang monoton dan kurang variatif.

3. Bukan disebabkan oleh syndroma rett atau gangguan disintegratif masa kanak.

Rekomendasi:Konsumsi VitaBrain, Suplemen Vitamin Untuk Otak Anak, BAGUS Untuk Perkembangan Anak Autis. Lihat detail di sini

This entry was posted in Anak Autis, Mengenal Autisme and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>