VitaBrain Suplemen Anak Autis

VitaBrain

Suplemen Vitamin Otak

Bagus Untuk Perkembangan Anak Autis

100% bahan alami dari tumbuhan herbal, tanpa efek samping, tanpa bahan pewarna dan tanpa bahan pengawet!

Lihat Testimoni Dibagian Bawah!

PENJELASAN VITABRAIN

VitaBrain adalah Suplemen penambah daya ingat dan kecerdasan anak dan dewasa. VitaBrain adalah salah satu suplemen terbaik, dapat dikonsumsi baik untuk anak – anak, dewasa maupun manula karena mengandung 100% bahan alami dari tumbuhan herbal, tanpa efek samping, tanpa bahan pewarna dan bahan pengawet.

VitaBrain sudah banyak dikonsumsi di berbagai negara belahan dunia seperti : Indonesia, Korea, Perancis, India, Spanyol dll. VitaBrain sudah teruji secara klinis di laboratorium dan sudah terdaftar di BPOM sehingga aman dan halal dikonsumsi oleh berbagai umur dan profesi.

KOMPOSISI VITABRAIN

Komposisi atau bahan yang terdapat pada VitaBrain adalah 100 % dari tumbuhan herbal Centella Asiatica atau yang dikenal sebagai Ginko Biloba. Centella Asiatica mengandung senyawa aktif dan alami yang berpengaruh besar dalam membantu kerja otak dan mengoptimalkan fungsi sel – sel otak menjadi lancar, seperti : asiatikosida (triterpenoids), karotenoids, garam-garam mineral bermanfaat dan vitamin yang terkandung dalam centella asiatica. Triterpenoids yaitu antioksidan sebagai penangkap radikal bebas yang dapat mematikan sel-sel otak dan merevitalisasi pembuluh darah, Vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan stamina dan vitalitas serta sebagai antioksidan yang membantu dalam perkembangan sel-sel otak ( Vit A, B, E, G dan K ). Garam – garam mineral sebagai pembentuk sel darah merah ( Zat Besi ) yang berfungsi mentransmisi darah ke otak dan peningkatan daya konsentrasi.

Centella asiatica sangat baik digunakan untuk terapi terhadap anak-anak penderita keterbelakangan mental [mental retardation] dan anak hiperaktif.

“Centella asiatica adalah sejenis tanaman herbal atau tanaman rempah dengan banyak manfaatnya,” ujar peneliti tanaman obat dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Latifah K Darusman MS, yang juga menjabat sebagai kepala Pusat Studi Biofarmaka IPB.

Centella asiatica mengandung berbagai senyawa berkhasiat obat seperti asiatikosida (triterpenoids), karotenoids, dan garam-garam mineral bermanfaat. Triterpenoids yaitu antioksidan sebagai penangkap radikal bebas yang dapat mematikan sel-sel otak dan merevitalisasi pembuluh darah.

Mengandung Vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan stamina dan vitalitas serta sebagai antioksidan yang membantu dalam perkembangan sel-sel otak. Selain itu garamgaram mineral sebagai pembentuk sel darah merah (zat besi) yang berfungsi dalam mylenisasi otak dan peningkatan daya konsentrasi.

MANFAAT VITABRAIN

1. Bagi anak – anak dan remaja : membantu konsentrasi belajar dan daya tanggap, menambah kecerdasan, dan mempertajam daya ingat
2. Bagi Dewasa dan Orang tua : membantu lebih fokus dan rileks, memberi rasa relaksasi pada otak, membantu mengurangi rasa stress.
3. Bagi Manula : membantu mempertahankan daya ingat dan mencegah penurunan kerja sel otak
4. Bagi anak berkebutuhan khusus : membantu mengembalikan fungsi serta memberi stimulasi syaraf otak secara optimal pada anak agar lebih fokus.
5. Bagi Pasien yang mengalami gangguan kejiwaan atau mental : biasanya dokter menggunakan obat ini sebagai obat terapi untuk pemulihan organ – ogan ( sel – sel ) otak, daya ingat dan pemberi energi otak untuk kembali optimal dan menormalkan fungsi syaraf otak.

ATURAN PAKAI VITABRAIN

Dalam setiap minggu diminum 5 hari berturut-turut dan jeda waktu break 2 hari.  Contoh Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat (5hari) diminum VitaBrain, dan Sabtu, Minggu (2hari) break tidak minum VitaBrain.

Untuk Umur 2-7  Tahun Diminum Setengah Kapsul setiap hari sesudah makan
Untuk Umur 7-15  Tahun Diminum 1 Kapsul setiap hari sesudah makan
Untuk Umur 15 Tahun Keatas 2 Kapsul setiap hari sesudah makan

TESTIMONI VITABRAIN

Testimoni Autis

Anak laki-laki kami penyandang autis,usia 9 tahun, kami berusaha untuk memberikan yang terbaik untuknya dengan menerapkan diet ketat dan terapi secara rutin. Kamipun membekalinya dengan keterampilan akademis dan juga keterampilan bermain musik terutama alat musik organ dengan memberikannya kursus privat satu minggu sekali.

Atas rekomendasi Therapistnya kami memberikannya secara teratur VitaBrain satu kapsul sehari dalam satu minggu dan dua hari istirahat, hasil mulai terlihat di minggu kedua. Menurut gurunya, di sekolah dia lebih fokus dalam belajar dan kemampuan menyerap pelajarannya pun terlihat lebih baik dari sebelumnya. Di samping itu BABnya sekarang teratur sehari sekali dan tidak cair (sebelumnya bisa 7 sampai 15 kali!). Yang paling terlihat fokus dan keceriaanya dalam belajar organ, sebelum konsumsi VitaBrain, dia hanya bertahan memainkan 2 lagu saja, sudah dia terlihat tidak nyaman dan ingin segera selesai, tapi 2 minggu terahir peningkatannya bukan hanya dari 2 lagu ke 3 lagu tapi dia tetap bertahan dengan ceria hingga 6 lagu!!!

Saya sungguh bahagia menemukan VitaBrain sebagai suplemen otak yang alami yang amat membantu perkembangan anak saya sehingga saya begitu antusias untuk berbagi pengalaman dengan teman dekat dan mereka yang perlu bantuan agar anak mereka dapat berkembang menjadi lebih baik dengan aman.

(Ibu Lia, Orang tua anak penyandang Autis)

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Contoh SMS :
Pesan VitaBrain, 2 Botol, Donna DH,  Kp.Kebon Kopi RT 1 RW 10 Pabuaran, Cibinong, Bogor 16916 Cibinong,  (Kirim sms ke no : 0852-1617-3280)

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data Transfer dan Konfirmasi Pengiriman Paket VitaBrain ke Anda.

Untuk waktu Malam Hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

VitaBrain Suplemen Vitamin Otak, Bagus Untuk Anak Autis, Anak-anak dan Orang Dewasa!

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Tanda Anak Autis

Tanda anak autis – anak autis adalah anak yang mempunyai kelainan pada dirinya yang di mana pada sistem syarafnya. pada orang yang terkena autis ini, bisa di lihat ketika usia 6 bulan. Kita harus perlu ekstra sabar dalam menangani anak seperti ini. dalam menyembuhkannya kita dapat melakukannya dengan cara terapi autis atau juga bisa dengan obat yang terbuat dari bahan bahan herbal atau dari dokter. Jika ingin menjalankan terapi, otomatis harus diawasi pada orang yang sudah ahli dalam menangani masalah seperti ini. salah satu terapi yang paling banyak di lakukan adalah dengan hewan mamalia yang bernama lumba lumba. Cara ini harus di tekuni, agar masalah yang ingin disembuhkan dapat cepat terselesaikan.

Tanda Anak Autis

Tanda Anak Autis

Autis atau autisme ini memiliki tanda tandanya dan bila ingin mengetahuinya, bacalah artikel ini hingga akhir. Penyebab autis banyak sekali, yaitu anak yang kelahirannya premature atau belum saatnya melahirkan sudah keluar dari rahimnya, obat obatan yang terlalu banyak dikonsumsi oleh si ibu di saat mengandung, vaksin, virus, makanan dan bakteri. Jika di lihat penyebabnya seperti ini, maka pencegahan yang dapat di lakukan adalah dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan dari atas sampai bawah dan berikut juga pada makanan. Orang yang sehat itu, sangat bagus sekali, karena di dalam pola hidupnya pasti selalu menjaganya dengan baik.

Tanda tanda anak autis

Ada hal hal yang wajib kalian ketahui tentang anak autis ini. yang jika terjadi pasti akan memberikan tanda tanda anak autis, seperti :

  • Ketidakseimbangan dalam berkembang

Perkembangan yang terjadi ada usia anak anak itu harus selalu di pantau oleh orang tuanya. Agar kita tahu, perkembangannya sampai mana. dan  ada beberapa anak yang dalam pertumbuhannya tidak seimbang dan ini harus selalu di tangani dengan cepat, agar tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Karena tanda tanda anak autis pun akan mengalami hal seperti ini. jadi berhati hatilah terhadap masalah seperti ini dan jangan pernah menganggap remeh. Namun ada beberapa ciri anak autis lagi yang harus kalian ketahui, agar mudah dalam menyembuhkannya. Dalam melakukan kegiatan apapun akan terasa sulit dan lelet atau lambat jika berhubungan dengan proses belajar dan menanggapi sesuatu. Ternyata penyebabnya pun juga bisa di akibatkan oleh faktor keturunan dari anggota keluarga. Dan tentunya kalian sudah tahu semua, atau sebagian yang belum. Apabila penyebabnya karena gen, itu akan terasa sulit disembuhkan. Jadi setiap keluarga harus selalu menjaga kondisi kesehatan tubuh dari dalam dan luar dengan sebaik mungkin.

  • Melakukan hal yang berulang kali

Jika kegiatan atau tindakan itu sudah di lakukan dan sering kali di lakukan berulang kali pada orang tersebut pasti orang tersebut sedang mengalami masalah yang cukup serius. Untuk tanda tanda anak autis adalah akan melakukan hal yang berulang kali. Dan jika terjadi hal seperti ini, harus segera di lakukan pengobatan, agar masalah yang sedang di hadapi dapat cepat terselesaikan pada waktu yang singkat. Setiap anak autis ini, pasti akan mengalami hal kondisi yang berbeda beda. Jadi untuk orang yang menjaganya harus selalu menjganya dengan sebaik mungkin, agar kondisi tubuh yang berbeda dari anak yang normal dapat cepat sembuh. dan jangan pernah menyepelekan tentang hal ini, karena akan semakin memburuk keadaannya jika di diamkan begitu saja.

  • Bicara yang tergganggu

Kesulitan berbicara itu memang akan di alami pada tanda tanda anak autis. Jadi jika ada orang yang mengalami hal seperti ini, cepatlah untuk segera mengobatinya, agar tidak makin buruk keadaannya. Bicara yang sulit itu, pasti akan di alami pada orang orang yang sedang mengalami autis. Autis ini sangat berbeda sekali dengan anak ADHD. Yang kebanyakan orang pasti menganggap permasalahan ini sama. Pemikirannya pun juga sangat terasa sulit sekali, selain berbicara. Yang terkadang berbicara tidak jelas dan akan terbata bata. Hanya sebagian saja yang mengerti, apa yang anak autis bicarakan.

  • Sensitif terhadap kerasnya suara

Suara yang keras dapat terjadi pada kendaraan, suara handphone, tivi dan masih banyak lagi. Untuk tanda tanda anak autis tidak suka terhadap kerasnya suara. Bukan hanya suar saja, tapi pada cahaya dan bau bauan. Hindarilah hal hal seperti ini, agar sifat yang dimiliki anak autis tidak kambuh. Pada siapa saja yang mempunyai masalah seperti ini, kita sebagai manusia yang tidak punya keterbelakangan mental, tidak boleh menjauhkannya. Karena akan membuat kondisinya semakin memburuk.

  • Susah beradaptasi

Beradaptasi itu memang sangat penting sekali untuk kita, agar memiliki banyak teman. Tapi ada sebagian orang yang susah untuk menjalankan ini semua. Dan itu termasuk bagian dari tanda tanda anak autis. Selain sulit untuk melakukan adaptasi untuk berteman atau bersosialisasi pun akan terasa susah di terapkan.

  • Rasa empati yang sulit

Empati itu seperti orang yang bisa memahami perasaan orang lain. tapi hal ini tidak bisa di rasakan pada tanda tanda anak autis. Empati ini sangat perlu di lakukan agar kita mendapatkan pertemanan yang lebih banyak.

Tanda Anak Autis

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Anak Autis Ringan

Anak autis ringan – Autis atau autisme pengertian adalah dimana jiwa psikis seseorang menjadi terganggu akibat dari berbagai macam penyebab. Autis ini dapat dapat di bagi menjadi dua jenis ada yang ringan dan ada yang parah. jika masih dalam kondisi ringan masih bisa diatasi dengan melakukan terapi autis, yang terapi ini ada jenisnya yang dapat di lakukan dengan muda. Dan bila sudah berat akan pengobatan yang jauh intensif. Bukan hanya anak anak saja yang dapat mengalami autis, tapi orang dewasa juga bisa di alaminya. Biasa nya autis ini memiliki keterlambatan dalam berbicara, lambatnya pemikiran, bicara nya yang ngelantur dan suka ketawa tanpa ada sebab dan bahkan bisa membuat bicara sendiri.

anak autis

anak autis

Bagi orang yang memiliki keterbatasan mental, tidak boleh di jauhkan, yang seharusnya kita ajak untuk bermain dan berteman seperti biasanya. Marah yang mudah meluap dan bahkan lebih mengerikan dari manusia yang normal, itulah ciri anak autis salah satunya. Yang penyebab autis dapat kita tuliskan di penulisan artikel paling bawah. Dapat kita lihat, jika anak yang mengalami autis akan tampak terlihat, sekitar usia tiga tahun dan akan dialaminya  selama dia hidup.

Penyebab anak autis ringan 

Selain ciri ciri anak autis ringan, penyebabnya pun juga akan kami jelaskan dengan sesingkat singkatnya.

  • Faktor makanan

Sebenarnya orang yang makan dengan rajin, sangat bagus. Namun apabila makanan yang dikonsumsi mengandung zat pestisida merupakan penyebab autis ringan yang akan dialaminya. Oleh karena itu, jagalah makanan yang baik untuk dikonsumsi, agar sikap yang menunjukan autis tidak terjadi pada diri Anda.

  • Faktor keturunan

Sebenarnya jika seorang mengalami anak autis ringan bisa disebabkan oleh keturunan. Maksud dari penyebab ini adalah apabila di dalam anggota memiliki mental yang terganggu. Dan hal inilah yang nantinya bisa tertular pada anggota lainnya.

  • Obat obatan

Obat obatan memang sangat berpengaruh sekali bagi perkembangan fisik dan mental. Makannya jika sedang sakit dan tidak perlu meminum obat, jangan meminumnya. Karena kandungan yang terdapat itu ada bahan kimia nya sehingga sangat berpengaruh sekali bagi perkembangan nya nanti pada anak, apalagi jika sedang hamil.

  • Melahirkan yang belum pada waktunya

Bagi wanita yang hamil jika ingin lahir di lakukan pada usia kehamilan menginjak sembilan bulan. Dan bila belum saatnya untuk lahir, tiba tiba mules dan serasa untuk melahirkan, anak tersebut bisa kemungkinan akan mengalami kecacatan fisik atau mental. Dan anak autis ringan disebabkan oleh situasi seperti ini.

Ciri ciri anak autis ringan 

Bagi kalian yang tidak tahu akan hal ini, yang sebenarnya anak autis ini dapat di tebak dengan mempunyai ciri ciri anak autis ringan yang dialaminya nanti.

  • Lingkungan yang sering diabaikan

Orang yang memiliki kelainan pada saraf nya atau sering disebut dengan ciri ciri anak autis ringan atau enteng. Yang ciri cirinya lingkungan yang diabaikan. Maksud dari pernyataan ini adalah jarang bergaul dan berteman dengan siapa saja, serta lebih banyak menghabiskan waktu dirumah dengan melakukan aktivitas seperti menggambar dan bermain dengan keluarganya. Anak yang seperti ini sungguh sangat di sayangkan sekali, karena biasanya anak yang jarang main itu, besarnya akan terlihat bandel dan menjadi jadi. Jika di ibaratkan merupakan terbalik nya dari yang kecilnya susah diatur. Namun semua ini tidak sesuai dengan kondisi autis pada anak.

  • Sangat sensitif

Siapa saja pasti memiliki rasa kesensitifan dengan kadarnya masing masing. dan ciri ciri anak autis ringan juga akan mengalami kesensitifan yang sang luar biasa dan bahkan dari manusia yang tidak mempunyai keterbelakangan fisik. Rasa sensitif ini muncul, jika kita menyinggung perasaan nya dan juga bisa saat sedang memaksakan kehendak untuk menjalankan kegiatan yang disuruh oleh orang orang terdekat dan akan melakukan perlawanan yang cukup keras. Makannya jika kalian mempunyai anak atau teman yang memiliki ketergangguan pada mentalnya, jangan sampai membuat nya marah. Karena bila sudah marah bisa menyiksa sendiri.

  • Pemahanan yang susah untuk di lakukan

Berbeda dengan orang yang normal dengan autis. Berikut juga dengan pemahaman dalam situasi apapun. Belajar, bermain dan lain sebagainya bisa sulit dicerna dengan autis. Karena ciri ciri atau gejala anak autis ringan adalah kondisi yang sudah di terterakan diatas. Contohnya seperti kalian harus ekstra sabar dan pelan pelan. Karena jika terburu buru percuma saja, yang diajarkan tidak akan masuk pada bagian otak. Dan memori nya juga ikutan turun .

  • Komunikasi yang sangat susah

Seperti orang terkena penyakit stroke jika kita menuliskan tentang komunikasi yang sangat sulit atau susah. Tanda tanda atau ciri ciri anak autis ringan akan mengalami kondisi yang sana. Terbata bata dan sulit dalam pengucapan dan bahkan tidak jelas. Ternyata masih banyak lagi dari gejala.

  • Perkembangan yang telat

Perkembangan yang telat merupakan ciri ciri anak autis ringan memang yang paling utama. Kebanyakan orang yang sudah mengetahui autis adalah perkembangan yang sangat sulit. Seperti berjalan, berfikir dan berbicara paling lambat dari anak anak yang lain.

Anak Autis Ringan

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Anak Autis | Leave a comment

Terapi Autis Pada Anak

Terapi Autis Pada Anak – Autisme dengan gangguan kemampuan sosial yang penderitanya berinteraksi pada orang lain umumnya. Ciri-ciri autisme yang muncul adalah tampak canggung saat berhubungan dengan orang lain mengeluarkan komentar yang menyinggung orang lain, tampak terasing pada orang yang berkumpul disekitarnya biasanya mereka menghindari kontak mata. Anak yang terserang penyakit autis berupa gangguan kemampuan sosial dapat terlihat ketidaktertarikannya pada permainan bersama serta sulit berbagi dan bermain secara bergantian.

terapi autis pada anak

terapi autis pada anak

  1. Tidak suka kontak fisik

Sebagian anak autis sering senang dengan memeluk mereka yang dekat dengannya. Autis memang susah untuk kita dekatkan, jika kita membuat dia tidak nyaman maka kita akan membuat dia mengamuk.

  1. Tidak suka suara keras, cahaya terang dan beberapa aroma yang tidak sedap

Autisme umumnya sangat merasa terganggu dengan suara keras dan mengagetkan, perubahan kondisi cahaya dan perubahan suhu mendadak, sehingga para autisme tidak dapat mempersiapkannya terlebih dahulu. Memberitahukan pada mereka tentang suatu yang terjadi dan bermanfaat bagi mereka.

  1. Suka melakukan tindakan berulang

Mereka sering menikmati melakukan rutinitas yang sama terus dan melakukan berulangan, adanya perubahan rutinitas sehari-hari akan sangat terasa terganggu bagi mereka adalah ciri anak autis. Rutinitas yang mereka lakukan bervariasi dan biasanya menjadi suatu obsesiter sendiri bagi penderita autisme.

  1. Perkembangan tubuh tidak seimbang

Perkembangan anak pada umumnya seimbang artinya perkembangan meliputi banyak faktor dan bertahap. Perkembangan anak pada penyebab autis cenderung tidak seimbangan, perkembangan disatu bidang terjadi dengan cepat namun terhambat di bidang lainnya. Perkembangan kemampuan kognitif terjadi dengan pesat namun kemampuan motorik masih terhambat dan mampu kita lakukan dengan terapi autis pada anak dengan cara sendiri.

  1. Kesulitannya Berempati

Penderita penyakit ini sangat kurang memahami perasaan orang lain, sehingga mereka jarang merempati pada orang lainnya. Sulit untuk memahami bahasa tubuh atau intonasi berbicara dengan orang lain, komunikasi cenderung bersifat satu arah dan kadang membicarakan tentang dirinya sendiri.

Akhir-akhir ini banyak bermunculan berbagai macam obat, cara suplemen yang ditawarkan iming-iming dapat menyembuhkan autis. Kadang melakukan penjualan ini melalui televisi, radio, dan majalah.

Sebaiknya para orang tua lebih berhati-hati jangan sembarangan membiarkan anaknya sebagai bahan percobaan terapi autis pada anak bisa jadi malpraktik. Sudah mengeluarkan banyak uang untuk untuk berbagai macam cara untuk penyembuhan yang didapat hanya kecewa oleh hasil kita harapkan. Ada cara tersendiri untuk penyembuhan autis dengan melakukan berbagai macam terapi dan telah diakui oleh para professional yang bagus untuk autisme. Gangguan Spectrum Autisme ialah gangguan proses perkembangan sehingga terapi jenis apapun yang dilakukan dengan memerlukan waktu yang lama. Terapi autis pada anak harus dilakukan secara terpadu dan setiap anak membutuhkan jenis terapi yang berbeda.

  1. Terapi Wicara

Hampir semua anak dengan penyakit autisme banyak yang kesulitan dalam berbahasa dan berbicara. Hal ini biasanya paling menonjol, banyak pula individu autistic nonverbal atau kemampuan berbicaranya berkurang. Kadang cara bicaranya cukup berkembang, sehingga mereka tidak mampu untuk memaki bicaranya untuk berkomunikasi/berinteraksi pada orang lain. Dalam terapi wicara ini sangat menolong untuk terapi autis pada anak mereka berbahasa.

  1. Terapi Okupasi

Hampir semua anak autistik mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Kesulitan untuk memegang benda dengan cara yang benar, gerak-geriknya kasar dan kaku, kesulitannya untuk menyuap makanan yang masuk kemulutnya, dan lain sebagainya. Terapi okupasi sangat penting melatih dan mempergunakan otot-otot halusnya yang benar.

  1. Terapi Bermain

Mungkin didengarnya sangat aneh seorang anak autistik membutuhkan pertolongan dalam bermain dan belajar. Bermain dnegan teman sebayanya berguna untuk melatih belajar bicara, interaksi social dan komunikasi. Terapi bermain dapat membantu anak autis dalam teknik-teknik tertentu cara ini mampu untuk autisme yaitu terapi autis pada anak.

  1. Terapi Perilaku

Anak pengidap penyakit autis selalu merasakan frustasi, mereka sangat sulit mengekspresikan kebutuhannya, mereka sangat hipersensitif terhadap suara, sentuhan, dan cahaya. Dan tak heran mereka sering mengamuk, seorang terapis perilaku terlatih untuk mencari latar belakang dari perilaku negatif dan kadang mencari solusinya dengan merekomendasikan perubahan lingkungan secara rutin dan memperbaiki perilakunya.

  1. Terapi Visual

Individu autistik lebih mudah belajar berkomunikasi gambar-gambar. Beberapa video games bisa juga dipakai untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

  1. Terapi Medikamentosa

Terapi dengan menggunakan obat-obatan dokter yang khasiat untuk penyembuhan autis. Para penderita sebaiknya jangan sembarangan diberi obat, obat yang diberikan sebaiknya yang bisa timbul indikasi yang sangat kuat. Gejala yang bisa menghilang dengan obat : menyakiti dirinya sendiri, menyakiti orang lain, merusak(destruktif), gangguan pada saat tidur, dan heperaktivitas yang hebat.

  1. Terapi Melalui Makanan

Makanan yang diberikan anak autis pada alergi makanan. Ada makanan yang mengandung zat-zat untuk memperberat pada gejala autis. Terapi autis pada anak ini orang tua harus lebih memeperhatikan menyediakan makanan yang cocok untuk para anak putri dan putranya sesuai dengan yang diberikan para ahlinya.

  1. Terapi Fisik

Dan terapi autis pada anak dnegan terapi fisik. Yang menyandang para autisme yang terganggu dalam perkembangan atau motoriknya. Kadang otok-otoknya sangat lembek dari orang normal sehingga untuk berjalan tidak kuat, serta keseimbangan tubuhnya kurang bagus. Terapi integrasi sensoris sangat banyak menolong untuk menguatkan otot-otot, dan memperbaiki keseimbangan tubuh anak.

  1. Terapi Biomedik

Pada terapi ini difokuskan untuk pembersihan fungsi-fungsi abnormal pada otak. Diharapkan fungsi susunan saraf pusat bisa bekerja lebih sehingga gejala autisme berkurang bahkan bisa menghilang. Obat-obat yang dikonsumsi sebaiknya dalam pengawasan dokter spesialis yang memahami autisme. Terapi biomedik melengkapi terapi autis pada anak lain untuk memperbaiki dari dalam. Terapi dari dalam agar mengalami kemajuan yang cukup bagus.

Terapi Autis Pada Anak

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Anak Autis | Leave a comment

Ciri Anak Autis

Ciri Anak Autis – Autis merupakan gangguan pada berkembangan otak anak, sehingga menyebabkan anak autis. Autis akan mengganggu cara komunikasi, interaksi sosial maupun perilaku. Autis akan mudah terjadi pada usia kanak kanak. Anak autis akan berbeda dengan anak hiperaktif karena kondisi anak autis meliputi perkembangan otak maka gangguan pemikiran dan pemahaman yang akan terjadi pada anak autis. Anak autis cukup banyak terjadi di indonesia, dan biasa nya di ketahui pada usia balita. Anak autis akan memiliki gangguan dengan pola pikir nya, dan juga interaksi, dan berbeda dengan anak normal pada umum nya. anak autis akan memiliki iq di bawah rata rata anak normal.

anak autis

anak autis

Ciri Anak Autis

Pada usia kanak kanak, autis sudah mulai dapat di ketahui, karena ciri anak autis akan mudah di ketahui atau pun di kenal oleh orang tua. Anak autis yang memiliki keterbelakangan mental memiliki ciri sebagai berikut ini:

  • Perkembangan yang lambat

Ciri anak autis akan mudah terlihat ketika usia anak memasuki satu dan dua tahun. Di saat anak seusia nya sudah bisa berkembang dengan berbicara dan juga berjalan, maka ciri anak autis akan lebih lama berkembang nya. berbicara atau pun jalan anak autis akan lebih lama di bandingkan anak lain yang memiliki usia yang sama.

  • Tidak menunjukan emosi

Selain pertumbuhan yang lambat , ciri anak autis juga bisa terlihat di wajah ya. Anak autis cenderung tidak memiliki emosi, sehingga jika mengalami hal apapun tidak ada respon emosi yang di keluarkan. Ciri anak autis cenderung datar raut wajah nya, dan ketika berbicara pun akan maka kata yang di keluarkan kaku seperti robot.

  • Menghindari kontak mata

Ciri anak autis yang lain nya juga bisa di ketahui dengan melakukan kontak mata. Menghindari kontak mata secara langsung salah satu ciri anak autis, sehingga ketika berkomunikasi atau pun berinteraksi anak autis tidak akan melihat langsung, bisa melihat ke atas atau pun melihat objek lain nya.

  • Tidak peka dengan lingkungan

Cenderung cuek dan tidak memperdulikan lingkungan sekitar juga ciri anak autis, karena anak autis akan lebih memilih melakukan aktifitas nya sendiri di bandingkan berkumpul dengan teman yang lain nya. ciri anak autis seperti ini bisa di lihat ketika anak autis bermain, maka akan lebih memilih untuk menyendiri.

  • Sulit memahami sesuatu

Ciri anak autis ketika di berikan pemahaman terhadap suatu hal tidak akan bisa mengerti dengan cepat. karena anak autis sulit untuk paham dengan cepat, sehingga jika ingin memberikan pemahaman harus berulang ulang agar bisa di mengerti.

  • Sensitif

Anak autis jika melihat cahaya terlalu terang, suara yang keras, dan juga ketika di sentuh aka sensitif, sehingga salah satu ciri anak autis bisa di ketahui dengan mudah.

Penyebab Anak Autis

Anak autis bisa terjadi akibat ada nya infeksi virus, pada saat bayi dikarenakan tidak melakukan vakisi atau suntik untuk anti virus. Dari faktor keluarga atau pun genetik juga dapat menjadi pemicu terjadi nya anak autis, sehingga riwayat keluarga yang mengidap autis maka untuk keturunan selanjut nya pun bisa menyebabkan autis. Anak autis juga bisa terjadi akibat kehamilan yang terganggu, atau tidak sehat. akibat dari pola makan, asupan gizi yang kurang pada saat kehamilan pun dapat menjadi penyebab anak autis. Anak yang di lahirkan jauh dalam waktu perkiraan yang sudah di tetapkan atau terjadi kelahiran yang prematur maka juga memiliki resiko jika anak yang di lahirkan menjadi anak autis, karena pertumbuhan otak belum sempurna sehingga akan menyebabkan gangguan pada struktur otak yang akan menyebabkan anak autis. Efek samping obat yang di konsumsi oleh anak bayi atau pun pada saat hamil pun bisa menyebabkan anak autis.

Pengobatan Anak Autis

Pengobatan anak autis di lakukan bukan untuk menyembuhkan anak autis, karena anak autis tidak bisa di sembuhkan. Tetapi anak autis melakukan pengobatan untuk mengatasi pola pikir dan interaksi sosial anak yang terganggu. Pengobatan anak autis bisa di lakukan untuk sedikit mengurangi ciri anak autis tidak bisa merespon orang lain, atau tidak memperdulikan lingkungan. Obat untuk meningkatkan daya ingat dan perkembangan otak bisa di gunakan untuk anak autis. Sehingga perkembangan otak anak autis akan lebih baik di bandingkan sebelum nya.

Terapi Anak Autis

Selain pengobatan dengan obat, anak autis juga bisa melakukan pengobatan dengan cara terapi. Terapi autis di lakukan untuk memperbaiki pola pemahaman dan interaksi sosial anak.di rumah atau di lakukan di psikiater bisa di lakukan, atau di sekolah pun bisa di lakukan. Terapi autis di rumah akan melibatkan seluruh anggota keluarga, sehingga akan membantu tumbuh anak autis lebih baik. jika berinteraksi dengan anak autis sebaik nya menggunakan bahasa yang mudah di pahami dan di mengerti dengan cepat, karena anak autis akan sulit untuk memahami suatu hal dengan cepat. selain itu juga berbicara dengan anak autis sebaik nya tidak dengan suara yang keras, karena ciri anak autis juga sensitif terhadap suara yang keras sehingga jika mendengar suara yang bising anak autis bisa merespon nya dengan marah atau pun bersikap tidak baik.

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Contoh SMS :
Pesan VitaBrain, 2 Botol, Donna DH,  Kp.Kebon Kopi RT 1 RW 10 Pabuaran, Cibinong, Bogor 16916 Cibinong,  (Kirim sms ke no : 0852-1617-3280)

Ciri Anak Autis

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Anak Autis

Anak Autis – Autis merupakan salah satu gangguan pada saraf otak, dan banyak dialami oleh anak anak. anak autis bisa terjadi karena ada masalah ketika janin masih di dalam kandungan, sehingga ketika di lahirkan ada kelainan pada saraf otak anak, dan tidak berkembang dengan baik atau mengalami masalah pada perkembangan saraf otak. Anak autis bisa diketahui dengan mudah dari cara komunikasi, interaksi, atau perilaku anak, sejak usia masih 6 bulan. Anak autis akan semakin terlihat seiring bertambah nya usia anak. kondisi anak autis akan menyebabkan sulit berinteraksi dengan baik karena gangguan pada otak yang tidak sinkron dengan apa yang ingin di lakukan.

anak autis

anak autis

Gejala Anak Autis

anak autis memiliki gejala yang mudah untuk diketahui oleh orang tua dari sejak dini. karena anak autis perkembangan nya akan berbeda dari anak normal lain nya. dan berikut beberapa gejala yang akan ditunjukan pada anak autis :

  • Terganggu dengan kontak fisik
  • Gangguan komunikasi
  • Sulit berempati
  • Melakukan tindakan berulang
  • Lambat berkembang

Penyebab Anak Autis

Anak autis memiliki gejala dan penyebab autis sehingga anak autis dapat terjadi. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan anak mengalami gangguan saraf seperti autis yang merupakan kesalahan pemberian sesuatu hal pada anak ketika masih berumur hitungan bulan atau ada juga bisa karena ada suatu kesalahan orang tua yang tidak sengaja dan mengakibatkan anak autis, dan berikut beberapa hal yang bisa menjadi penyebab anak autis :

  • Genetik

Anak autis dapat terjadi jika memiliki faktor keturunan yang akan menyebabkan anak lahir autis. Dengan keluarga yang memiliki riwayat autis maka ada kemungkinan jika anak menurun dengan anak yang sedang di kandung, atau pun ketika anak di lahirkan.

  • Efek sampin obat

Penggunaan obat obatan kimis tertentu juga bisa menyebabkan anak menjadi autis. Obat yang di berikan pada anak yang masih kecil atau masih bayi tanpa resep dokter dengan memberikan pada anak dengan dosis yang berlebihan akan membahayakan anak. dan salah satu akibat nya menjadi anak autis. Oleh sebab itu pemberian obat untuk anak tidak boleh sembarangan tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

  • Kelahiran awal

Kelahiran anak yang terlalu dini pun bisa menyebabkan anak autis. Karena anak yang di lahirkan sebelum pada umur atau hitungan bulan yang tepat karena suatu hal, bisa menyebabkan anak autis. Karena jika kelahiran anak yang masih awal maka perkembangan anak di dalam kandungan belum maksimal, sehingga dapat menyebabkan anak lahir cacat atau pun anak autis.

  • Makanan

Makan makanan yang sering di makan pun dapat menyebabkan anak autis. Walaupun jenis makanan sehat yang di makan seperti hal nya sayur dan juga buah bisa menyebabkan anak autis. Karena buah atau pun sayur yang di makan kotor atau makanan mengandung pestisida yang di gunakan untuk melindungi tanaman dari hama jika di konsumsi masih menempel di bahan makanan sehingga termakan oleh anak atau pun pada masa kandungan bisa menyebabkan anak autis. Oleh sebab itu sayuran dan buah organik akan lebih baik di konsumsi.

  • Virus

Virus juga salah satu penyebab anak autis, virus yang masuk ke tubuh anak atau pun pada masa kehamilan bisa menyebabkan anak autis. Oleh sebab itu pemberian vaksin pada anak harus di lakukan untuk melindungi anak dari virus yang bisa membuat anak autis. Selain itu waktu masa kehamilan tidak boleh untuk mengkonsumsi makan makanan sembarangan, karena bisa saja makanan yang di makan kotor, yang di dalam nya terdapat virus atau pun bakteri, sehingga ketika di konsumsi dan diberikan ke bayi di dalam kandungan bisa menggangangu tumbuh kembang bayi di dalam kandungan dan akan menyebabkan anak autis ketika di lahirkan. Selain itu penyakit jantung anak pun dapat terjadi jika tidak menjaga kehamilan dengan baik.

Pengobatan Anak Autis

Anak autis tidak dapat di sembuhkan secara permanen, namun anak autis masih bisa diobati dengan melakukan terapi autis. Terapi untuk anak autis bisa di lakukan untuk membantu anak autis berinteraksi atau pun berkomunikasi dengan baik, sehingga akan membuat anak autis bisa berkomunikasi dengan orang lain lebih baik dan seperti layak nya anak normal lain nya. pengobatan anak autis juga bisa membantu anak untuk mengikuti pelajaran dengan baik. anak autis sebaik nya di sekolahkan di tempat yang khusus, karena penanganan untuk anak autis akan lebih berbeda dari anak normal lain nya.

Selain itu juga pengobatan anak autis dapat di lakukan di rumah, dengan bantuan orang terdekat akan lebih baik untuk perkembangan anak autis agar lebih baik lagi. Anak autis juga sebaik nya lebih di berikan perhatian khusus agar tidak merasa di jauhkan atau pun di beda bedakan dengan anak lain nya. karena peranan orang tua untuk anak autis akan sangat membantu untuk anak anak bisa berkembang lebih baik lagi. Berbicara lebih baik dengan suara yang lebih ringan dan lembut, dan menghindari kekerasan pada anak autis akan sangat membantu untuk pengobatan anak autis.

CARA PEMESANAN VITABRAIN

1 Botol Isi 60 Kapsul = Rp.216.000

Cara Pemesanan: SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan: Pesan VitaBrain, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Contoh SMS :
Pesan VitaBrain, 2 Botol, Donna DH,  Kp.Kebon Kopi RT 1 RW 10 Pabuaran, Cibinong, Bogor 16916 Cibinong,  (Kirim sms ke no : 0852-1617-3280)

Anak Autis

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Anak Autis

Gejala anak autis – gejala anak autis . gejala anak autis ini sangat banyak. Pengertian anak autis adalah anak yang dalam segi mental, mengalami keterlambatan untuk berkomunikasi, memiliki keterlambatan untuk berpikir, dan memiliki keterlambatan pada pertumbuhan. Faktor yang bisa menyebabkan terjadinya anak autis adalah karena adanya faktor hereditas yang faktor ini sudah ada sejak berusia enam bulan. Anak autis ini, bisa disembuhkan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara yang di gunakan adalah dengan menggunakan terapi autis.

Biasanya gejala anak autis ini cenderung memiliki sifat yang penyendiri, pemalu, dan penakut. Anak autis ini juga memiliki tanda tanda yang dialaminya. Salah satunya adalah jika diajak untuk melakukan suatu komunikasi, biasanya mereka cenderung diam dan tidak mau menjawab. Inilah ciri ciri anak autis yang ada pada diri mereka. Pada dasarnya, jika Anda memiliki atau menemui anak autis, tidak boleh untuk di hindarkan atau dijauhkan. Karena anak autis ini, juga termasuk anak yang di anugerahi dari yang maha kuasa.

PantherMedia A4423840

PantherMedia A4423840

Autisme ini berasal dari kata auto yang memiliki arti ketidaksempurnaan atau ketidaknormalan pada anak. Dalam anak autis ini juga memilki karekteristik yang ada pada diri mereka. Selain itu, anak ini juga memilki penyebab dan akibat yang bisa menimbulkan penyakit autis ini datang. Dan ada juga cara mencegah, agar terhindar dari gangguan autis ini. Salah satu cara mencegahanya adalah dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi adalah makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna. Makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna adalah makanan yang tersdiri dari karbohidrat, serat, vitamin, serta protein.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga pola asupan makanan anak Anda dengan baik dan benar, agar terhindar dari gangguan autis. Yang pada umumnya gangguan ini sangat merugikan anak Anda. Dan Anda harus ekstra sabar dalam merawat anak yang terkena gangguan autis.

Gejala anak autis 

Selain dengan pernyataan yang diatas, ada juga beberapa gejala anak autis yang dialaminya. Gejala gejala anak autis tersebut adalah :

  • Memilki muka yang sangat flat atau datar, pada saat diajak untuk berkomunikasi.
  • Dapat menyiksa atau melukai diri sendiri tanpa tahu dengan penyebabnya.
  • Mudah cemas atau gelisah dalam melakukan kegiatan atau aktivitas apapun.
  • Dapat jujur dalam melakukan permainan apaun yang sedang di lakukan.
  • Jika melihat sesuatu, yang dilihat tersebut akan seperti mainan yang disukai atau di gemari.
  • Jika tidak suka terhadap sesuatu, anak ini akan mengelengkan atau memutarkan kepalanya yang tandanya anak ini tidak suka.
  • Bahasa yang di gunakan tidak benar atau tidak jelas saat melakukan komunikasi.
  • Tidak akan menjawab, jika ditanyakan tentang nama.
  • Tidak akan menjawab, jika dipanggil dengan orang lain atau orang yang ada disekitarnya.
  • Tidak bisa melihat mata langsung saat berbicara dengan orang lain, dan tidak mau untuk diberikan pelukan, kepada orang yang ingin memeluknya.

Cara mencegah terjadinya anak autis 

Selain dengan gejala anak autis yang tertera diatas, ada juga beberapa cara mencegah terjadinya anak autis. Dan cara mencegahnya adalah :

  • Dapat memakan makanan yang sehat

Salah satu cara mencegahnya adalah dengan memberikan makanan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan makanan yang sehat dan bergizi adalah makanan yang di dalamnya mengandung protein, karbohidrat, serat, dan vitamin. Atau makanan ini juga bisa disebut dengan makanan empat sehat lima sempurna. Oleh sebab itu, Anda harus memberikan asupan yang mengandung empat sehat lima sempurna, agar terhindar dari penyakit autis ini, yang pada umumnya penyakit ini, bisa merugikan anak Anda sendiri.

  • Dapat menjaga kesehatan dengan baik

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit autis ini adalah dengan cara menjaga kondisi kesehatan anak dengan baik. Caranya adalah usahakan, jika anak sedang sakit, jangan di bawa ke rumah sakit, karena bisa menimbulkan penyakit autis ini datang yang disebabkan karena seringnya mengkonsumsi obat obattan, yang di dalam obat obattan tersebut mengandung bahan bahan kimia. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan anak Anda dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak terjadi pada anak Anda, yang pada umumnya penyakit ini, sangat merugikan anak anak Anda.

  • Dapat tinggal yang memiliki udara bersih

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit anak autis adalah denagn tinggal di daerah yang memiliki udara sejuk dan bersih. Biasanya penyakit ini datang, salah satunya bisa disebabkan karena adanya udara yang tidak bersih dan kotor. Oleh sebab itu, Anda harus tinggal ditempat tempat yang memilki udara sejuk, bersih, terhindar dari polutan, terhindar dari berbagai asap. Dan anak Anda juga harus menghindarkan obat obattan yang terlarang, dan tidak melakukan perbuatan yang menyimpang agama.

  • Hindarkan makanan yang mengandung bahan kimia

Salah satu cara mencegah terjadinya penyakit anak autis adalah karena terlalu sering memakan makanan yang mengandung bahan kimia di dalamnya. Caranya adalah dengan menghindarkan makanan yang mengandung bahan kimia di dalamnya. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan anak Anda dengan baik dan benar, yang pada umumnya penyakit ini, bisa merugikan anak Anda.

 

 

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Anak Autis

Cara mengatasi anak autis – kata autis atau autisme sering kita dengar, dan kta sebagai seorang wanita tentunya akan menjadi calon ibu atau yang sudah menjadi ibu sepertinya harus mengetahui hal tentang autis ini. Autisme itu sendiri penyebab nya sampai sekarang belum pasti, akan tetapi anak yang menderita penyakit autis biasanya akan mengalami kesulitan dalam hal berkomunikasi dengan orang lain atau dalam berhubungan sosial disekitar nya. Mereka akan lebih fokus terhadap dirinya sendiri dan fokus pada satu hal. Ia akan lebih mudah beralih saat diajak bicara, sehingga hal tersebut dapat membuat sulit dalam berinteraksi dan berkomunikasi.

Secara umum, anak yang mengalami gangguan ini akan mengalami efek pada sistem pencernaan, syaraf, dan kekebalan tubuh. Efek enzim dipeptil transferase yang berlebih dalam tubuhnya menyebabkan si anak autis tidak bisa mencerna casein (susu sapi) dan gluten (terigu). Jika tetap mengkonsumsi makanan tersebut, dapat dipastikan kadar morfin di otak yang berasal dari zat-zat tersebut meningkat, lalu anak terkesan berperilaku seperti morfinis (ketagihan obat). Maka dari itu diperlukannya cara mengatasi anak autis.

cara mengatasi anak autis

cara mengatasi anak autis

Gejala pada Anak Autis adalah :

  • Tidak peduli dengan lingkungan sosialnya
  • Tidak bisa bereaksi normal dalam pergaulan sosialnya
  • Perkembangan bicara dan bahasa tidak normal (penyakit kalinan mental pada anak adalah autistic-children)
  • Reaksi/pengamatan terhadap lingkungan terbatas atau berulang-ulang dan tidak padan.

Ciri-ciri Anak autis diantara nya adalah :

  • Suka melakukan gerakan secara berulang

Seorang anak autis pada umumnya akan suka melakukan suatu gerakan tertentu secara berulang dan secara terus-menerus dan tanpa adanya tujuan, gerakan seperti ini dapat disebut dengan gerakan streotipik, gerakan tersebut seperti mengepak-ngepakan tangan atau melimpat-lompat.

  • Tidak dapat fokus

Tidak bisa fokus dengan sesuatu, baik pada benda atau juga pada suatu perkataan orang lain. Dan hal ini pada akhirnya akan menyebabkan mereka menjadi susah untuk menangkap arti atau makna dari suatu hal tersebut.

  • Adanya gangguan interaksi sosial

Bagi penyandang autisme  pada umumnya sering tidak dapat melakukan kontak mata, tidak dapat bersosialisasi dengan baik dan akan terkesan tidak dapat peduli dengan sekitarnya. Gangguan interaksi lainnya adalah mereka yang umumnya tidak bisa bermain pura-pura, misalnya bermain masak-masakan perang-perangan dan sebagainya.

  • Tidak mempunyai kreativitas

Jika mereka sedang bermain, biasanya mereka akan melakukan permainan dengan cara yang sama. Bahkan banyak para ahli yang menilai bahwa anak autis kurang mempunyai tingkatan kreativitas dan kurang bisa menggunakan daya imajinasi yang mereka miliki. Hal  tersebut harus ditangani cara mengatasi anak autis.

  • Perkembangan akan tidak seimbang

Perkembangan seorang anak pada umumnya bersifat seimbang artinya dalam perkembangannya meliputi beberapa faktor dan secara bertahap. Namun sebaliknya perkembangan pada anak autis akan cenderung tidak seimbang misalnya perkembangan di satu bidang terjadi secara cepat namun dapat terhambat di bidang lainnya contoh, perkembangan kemampuan kognitif terjadi dengan pesat namun kemampuan bicara masih tetap terhambat atau perkembangan kemampuan bicara dapat terjadi secara pesat namun kemampuan motorik dapat terhambat hal tersebut sangat diperlukan penangan seperti cara mengatasi anak autis.

Macam-macam Cara Mengatasi Anak Autis adalah sebagai berikut :

  • Pertama cara mengatasi anak autis dengan mengubah lingkungan tempatnya berada, suatu keamanan adalah kunci nya demi menangani anak autis menciptakan lingkungan yang aman adalah sebuah tantangan. Karena begitu banyak nya prilaku anak anda mungkin memiliki potensi yang dapat membahayakan dirinya sendiri. Oleh karena itu sangatlah penting untuk dapat mengambil tindakan pencegahan seperti membaut rak pada dinding atau lantai dengan kencang. Atau dengan memastikan lemari berdiri dengan aman atau bisa juga menutupi dengan benda lain yang bisa mencegahnya dengan memanjat.
  • Kedua Cara Mengatasi Anak Autis adalah dengan mengubah keinginan anda terhadap anak anda, orang tua anda  mungkin mengajarkan anda untuk diam pada saat makan, akan tetapi bukan keinginan yang wajar bagi kebanyakan anak yang autis. Maka dari itu cobalah untuk memulai dengan tujuan yang lebih kecil, seperti pada saat duduk diam selama tiga menit, makan dengan menggunakan sendok, atau pun yang anda pikir dia bisa menangani . kemudian barulah membangun suatu tujuan yang lebih besar lagi seperti duduk diam selama waktu makan.
  • Ketiga Cara Mengatasi Anak Autis adalah cari jalan keluar yang positif untuk suatu prilaku yang tidak biasa, sementara memanjat disaat sedang berada di pusat hiburan mungkin adalah suatu yang buruk, memanjat di tempat olahraga bisa menjadi cara yang bagus untuk dapat membangun otot dan persahabatan, pada saat yang sama sementara berputar-putar di toko kelontong mungkin aneh, adalah hal yang wajar untuk berputar di ayunan ban, namun yang jadi  masalah di satu  tempat tersebut mungkin menjadi manfaat jika dilakukan di tempat lain.
Posted in Anak Autis | Tagged , , , | Leave a comment

Gangguan Autisme Pada Anak

Autisme adalah suatu gangguan  syaraf yang unik, yang biasanya terjadi karena tidak ada tes medis yang bisa membedakan dari diagnosis autis, EEG, X-ray, pemeriksaan darah dan juga lain sebagainya pada umumnya dalam keadaan normal. Diagnosis bisa dilakukan oleh mereka yang sudah professional dan juga biasa. Gangguan autisme pada anak biasanya ditandai dengan gejala seperti jika  anak sudah dipanggil namun tidak merespon.

Indra penglihatan merupakan salah satu bagian indra yang mengalami gangguan yang menyebabkan anak bisa menyandang sindrom anak autis. Beberapa dari bentuk gangguan yang biasanya diterima dan ditemukan pada penglihatan anak autis adalah kontak mata yang sulit, dan juga keterbatasan dari focus mata anak pada benda-benda tertentu.

Tidak dapatnya kontak mata yang terjadi pada anak autis bisa menimbulkan suat depresi yang mereka  rasakan jika dihadapkan pada benda-benda yang masih dianggap asing dan tidak dikenal oleh mereka. Itu suatu alasan mengapa gangguan autisme pada ana sulit sekali untuk mendaoatkan kontak mata  atau menajamkan penglihatan dan pandangannya pada suatu objek, bahkan juga sulit untuk membandingkan benda yang memiliki persamaan.

Penyebab dari gangguan autisme  pada anak belum diketahui secara pasti. Namun bisa diperkirakan adanya kelainana dari system saraf atau neurologi yang berada di dalam berbagai derajat berat hingga ringannya penyakit. Penelitian yang diadakan tentang penyebab dan pengobatan masalah autisme juga masih dalam taraf yang awal, meskipun pada Negara maju memang sudah lama mengenal dan mengelola serta mengatasi masalah autisme. Beberapa penyebab anak autis adalah perlakuan dari orang tua terhadap anak pada masa kecil. Kurangnya rasa kehangatan saat membesarkan anak merupakan salah satu hal yang menajdi penyebab dari masalah autisme ini.

Pemeriksaan dari gangguan autisme pada anak bisa dilakukan dengan cara CT scanning dan juga pneumo encephalogram pada anak yang mengalami masalah autisme, maka akan nampak ventrikel lateral otak yang tidak normal, terutama pada daerah yang temporal. Dan juga terdapatnya dan terlihat pelebaran ventrikel lateral otak.

Posted in Anak Autis, Mengenal Autisme | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Autis Pada Anak

Autis pada anak merupakan salah satu dari gangguan pada ana yang ditandai dengan munculnya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, komunikasi, ketertarikan pada interaksi social dan perilakunya. Autis juga merupakan kelainan perilaku yang penderitanya hanya tertarik pada aktvitas metalnya sendiri. Autis dapat disebabkan oleh gangguan saraf otak, virus (toxoplasmosis, cytomegalo, rubella, dan herpes)  yang ditularkan ibu ke janin dan lingkungan yang terkontaminasi zat beracun. Kriteria diagnostic autis pada anak :

  1. Tidak adanya respons emosional dan social yang normal terhadap anak-anak lain dan orang dewasa
  2. Gangguan perkembangan bahasa yang ditunjukan dengan gagalnya mengembangkan kemampuan bicara atau penggunaan bahasa yang aneh dan ketidakmampuan untuk memahami bahasa lisan.
  3. Melawan terhadap perubahan atau melakukan pengulangan tingkah laku aneh yang bersifat kompulsif (perilaku yang disadari dan berulang). Contoh menggoyang-goyang badan menggeleng-geleng kepala.
  4. Berawal sebelum umur 3 bulan.
  5. Lamanya menahun

Deteksi dini autis pada anak :

  1. Anak pada usia 30 bulan menunjukkan belum bisa bicara untuk komunikasi
  2. Memiliki sifat cuek dan cenderung hiperaktif terhadap lingkungannya
  3. Anak tidak mampun bermain bersama teman sebayanya
  4. Terjadi pengulangan pada perilaku yang tidak sewajarnya contohnya menggoyang-goyangkan kepala atau badan berulang-ulang.

Autis pada anak merupakan gangguan neurolobiologis yang menetap. Gangguan neurobiologist tidak bisa diobati, tapi gejala-gejalanya bisa dihilangkan atau dikurangi, sampai orang awam tidak bisa lagi membedakan mana anak non autis dan anak penderita autis. Semakin dini terdiagnosis dan ditangani. Maka semakin besar kesempatan untuk sembuh. Penanganan autis nisa dilakukan dengan beberapa cara. Metode yang sering dipakai di Indonesia adalah Applied Behavioral Analysis (ABA). Teknik ABA ini memiliki beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. One on one. Satu terapis menangani satu anak
  2. Kepatuhan (compliance) dan kontak mata
  3. Siklus dari Discrete Trial Training, tahap ini dimulai dengan member intruksi dan diakhiri dengan pemberian imbalan.
  4. Fadling, mengarahkan anak ke perilaku target dengan pemberian banyak contoh dan makin lama contoh makin dikurangi secara bertahap.
  5. Shaping. Pemberian tahap-tahap pada satu perilaku yang diharapkan semakin lama semakin mendekati tujuan.
  6. Chaining. Mengajarkan suat perilaku yang kompleks, kemudian dipecah menjadi beberapa aktivitas ringan yang disusun secara berurutan.
  7. Discrimination training. Tahap identifikasi dengan adanya pembanding yang mana  satu item sudah di label benar, yang kemudian ditambah secara bertahap.
  8. Mengajarkan pada anak konsep warna, bentuk, huruf, angka dan lain-lain.
Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyembuhan Anak Autis

Autis ringan jarang terdiagnosis atau bahkan bisa mendapatkan diagnosis yang salah. Hal ini tentu sangat merugikan si anak, karena kemajuannya sangat begantung pada deteksi dini yang tepat dalam melakukan penyembuhan anak autis. Dengan deteksi yang tepat dan terpadu, gejala-gejala autis bisa dikuranhi semaksimal mungkin. Bahkan bila penderita autis mempunyai kecerdasan normal, tidak tertutup kemungkinan ia bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi. Harapan bagi kesembuhan penderita autis yang telah terdeteksi sejak dini tergantung pada penanganan autis. Karena gangguan yang dialami anak autis begitu meluas, mencakup gangguan dalam komunikasi verbal dan nonverbal serta terganggu dalam interaksi social dan control emosi, maka terapi yang dialkukan juga terapi mutidisipliner. Dengan kata lain, terapi bagi penyandang autis harus terpadu, mulai dari terapi obat, terapi bicara, terapi perilaku, pendidikan khusus, dan bila perlu terapi okupasi.

Pada prinsipnya terapi untuk penyembuhan anak autis dibagi menjadi tiga kegiatan, yaitu bertujuan untuk menggali kemampuan potensial anak, untuk mandiri, dan merancang pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sesuai dengan kewajaran pertumbuhan. Sehingga anak dapat mengembangkan diri dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarya atau bekerja secara mandiri.

Penyembuhan anak autis dengan beberapa cara dibawah ini :

Rehabilitasi dasar
langkah berikut ini termasuk upaya mendoagnosis autis lebih dini agar dapat diterapkan tahapan program rehabilitasi dasar (basic rehabilitation). Cermati kelainan pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 6-18 bulan, adakah kelainan pada usia ini. Misalnya apakah bayi bisa bertatapan mata dengan orang lain? Adakah bagian kakai atau tangan yang mengalami sulit digerakkan? Bagaimana kemampuannya menelungkup, merangkak, ataupun berdiri.
Bila diduga bayi usia ini mengidap autis, maka lakukan perawatan dan pelatihan yang terprogram sesuai dengan target pemulihan yang hendak dicapai. Misalnya, bil gerak kaki atau tangan tak wajar, maka kegiatan perawatan dan pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anak menggerakkan kaki dan tangan sewajar dan senormal mungkin. Tindakan perawatan dan pemulihan terarah pada otot yang mengalami kekakuan atau spastic, otot yang sangat lemas atau hypotonic,  dan otot yang gerakannya tidak tekendali atau athetoid.

Rehabilitasi fungsional
Program ini merupakan lanjutan dari program rehabilitasi dasar. Penekanannya lebih ke perawatan dan pelatihan yang diselaraskan dengan jenis dan tingkat kelainan serta perkembangan kejiwaan anak, terutama dalam masa pembentukan kepribadian anak.
Perawatan diarahkan untuk memulihkan kelemahan berlum teratasi pada program sebelumnya. Pelatihan dikhsusukan untuk memulihkan ketidakwajaran gerakan fisik anak usia 2-4 tahun.

Antisipasi masa ketenangan palsu.
Adanya masa kstabnilan atau ketenangan palsu dan biadanya terjadi pada anak usia 2-10 tahun. Pada tahapan ini kelainan perilaku anak terlihat berkurang, emosinya terlihat stabil dan terkendali. Namun perlu dowaspadai ancaman terus merosotnya kemampuan syaraf sensorik dan motoriknya.

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Autisme

Salah satu kesulitan utama yang dialami oleh anak yang mengalami masalah autisme adalah mengembangkan empati  social seperti halnya teman-temans sebayanya. Pada dasarnyam semakin dini penanganan masalah ini, semakin efektif peningkatan kemampuan kemampuan tersebut. Anak-anak penderita autis sulit malakukan interaksin social pada usia dini karena kurangnya kemampuan pragmatis mereka, yang merupakan langkah awal dalam berkomunikasi. Penyebab autism pada anak adalah ganguan perkembangan dan fungsi sususan sara pusat yang menyebabkan gangguan fungsi otak, terutama pada fungsi mengendalikan pikiran, pemahaman dan komunikasi dengan orang lain. Gangguan pertumbuhan sel otak ini terjadi pada saat kehamilan 3 bulan pertama, kira-kira 60% anak autis mempunyai IQ dibawah 50 sedangkan sebanyak 20%-nya antara 50-70 dan hanya 20% yang mempunyai IQ lebih dari 70. Anak autis tidak mempunyai banyak masalah medis yang perlu dipertimbangkan (kecuali penderita autis yang mengalami epilepsy). Namun pada umumnya tetap mengalami penderitaan penyakit gigi dan mulut yang lebih berat, karena kondisinya yang tidak normal.

Kesulitan dokter gigi dalam menghadapi penderita autisme adalah sulit berkomunikasi dan berperilaku agresif. Penanganan anak autis lebih mudah dengan bantuan tenaga kesehatan lain, orangtua, serta pembimbingnya. Anak autis umumnya mempunyai suatu kebiasaan yang teratur dan rutin dan biasanya lebih menyukai makanan yang lunak dan manis-manis. Karena koordinasi gerakan lidah tidak teratur, sering makanannya ditahan, diemut, dan tidak langsung ditelan. Kebiasaan ini ditambah dengan konsumsi makanan yang manis-manis menyebabkan peningkatan kerusakan pada gigi menjadi gigi berlubang.

Anak yang menderita autisme harus terhindaru dari bahan makanan yang mengandung gluten, kasein ddan zat tambahan makanan (food additives) seperti MSG, pewarna makanan, dan gula sintetis aspartame. Gluten adalah protein dari tepung terigu dan hasilnya seperti sereal gandum, barlei,oats, dan masakan yang dibuat dri tepung terigu seperti mie, roti, cake dan kue-kue kering dan ain-lain. Sebagai bahan makanan pengganti, dapat memanfatkan makanan tradisional. Makanan berbahan tepung beras, tepung jagung, tepung maizena, tepung tapioca dapat menjadi alternative.

Kasein adalah protein dari susu, yang berasal dari hewan dan hasil olhannya seperti keju, susu asam, emntega dan lain-lain yang dibuat dari susu. Pengganti dari produk susu ini dapat diperoleh dari susu kedelai, susu kentang dan susu almond. Namun tetap hindari penggunaan Monosodium glutamate (MSG), pewarna makanan, dan gula sintetis karena bagaimanapun produk itu terbuat dari bahan-bahan kimia pada pangan dan olahan yang hanya berfungsi untuk menambah rasa. Tidak ada bahan pengganti untuk olahan produk ini.

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Anak Autis

Saat ini jumlah penyandang Autisme di indonesia semakin meningkat secara drastis,banyak sekali kita temui anak-anak austistik di indonesia. Sebagian besar diantara mereka banyak yang tidak memperoleh Pengobatan Anak Autis yang sesuai dengan yang telah dipersyaratkan. Hal ini tentunya menjadi keprihatinkan kita semua.

Autisme adalah  gangguan perkembangan nerobio logis yang berat yang terjadi pada anak sehingga menimbulakan masalah pad anak untuk berkominaksi dan berelasi (berhubungan) denagn lingkungannya. Penyandang autisme tidak dapat berhubungan dengan orang lain secara berarti, serta kemampuannya untuk membangun hubungan dengan orang lain terganggu karena masalah ketidakmampuannya untuk berkomunikasi dan untuk mengerti apa yang dimaksud oleh orang lain.

pengobatan-anak-autis

Pengobatan Anak Autis Jika seorang anak didiagnosis autisme/autistik , maka hal yang sangat penting adalah intervensi terapi pada anak.berbagai ragam  cara  anak ditawarkan diseluruh dunia,namun hanya 2 terapi utama (Intervetion of choice)  Untuk autisme, yaitu ABA (Applied behavior Analysis) Dan BIT (Biomedical Intervention Therapy) .Sedangkan selain ABA atau BIT ,Terapi Autis lainnya merupakan terapi tambahan jika diperlukan saja ,hanya dilakukan jika ada masalah tertentu pada seorang a anak.

ABA(Applied Behavior Analysis) ABA (Apliedd Behavior Analysis)Merupakan intervensi dalam pengajaran dan pelatihan anak autistik, sedang BIT (Biomedical Intervention Therapy) Merupakan manajemen mediknya.Kedua hal ini sering diibaratkan komputer, yaitu adanya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak software,operating system) ABA merupakan software yang canggih,ibarat windows (7) seven hanya bisa dijalankan degan baik pada komputer i3 tidak mungkin dijalankan dengan komputer lain.

BIT(Biomedical Intervention Therapy)

Terdiri atas restrictive-diet, medikamentosa (obat-obatan) dan suplemen .Diet dilakukan terhadap berbagai makanan apapun yang diketahui mempunyai efek yang tidak baik pada anak.Diet utamanya terhadap susu dan terigu yang disebut CFGFSF(Casein Free,Gluten Free,Sugar Free) Diet Selain CFGFSF tersebut,anak juga harus berpantangan terhadap semua makanan /bahan makanan apapun yang diketahui tidak boleh dikonsumsi dan atau mengganggu/ merusak sistem nerobiologisnya atau memperlihatka efek masalah perilaku,baik yang diketahui dengan pemeriksaan laboratorium maupun dari hasil diet rotasi dan eliminasi (RnE diet).

Namun kunci keberhasilan kesembuhan anak-anak autistik yaitu intervensi dini dengan ABA (Applied Behavior Analysis) dan BIT (Biomedical Intervention Therapy).yaitu Intervensi dimulai sebelum usia 3 tahun,dimana semakin usia muda dari usia 3 tahun tersebut maka hasil yang diperoleh akan semakin baik, dan kemudian pada usia 5 tahun sudah menguasai bahasa (perhatikan bukan hanya menguasai bahasa,bukan hanya bisa berbicara,mohon bedakan antara dengan jelas kemampuan bicara dengan kemampuan bahasa).Beberapa mantan penyandang autisme kadang ada gejala sisa,namun tidak tampak atau tidak terperhatinkan atau tidak diketahui oleh masyarakat sebagi gejala sisa.

Namun,bertolak belakang dengan kenyataan tersebut,masalahnya Pengobatan Anak Autis di indonesia banyak tempat-tempat terapi, terapi individual (bukan ditempat-tempat terapi),dan orangtua penyandang autisme yang tidak /belum mengenal atau tidak/belum faham tentang ABA maupun BIT.Sehingga tidak melakukan terapi dengan metode ABA dan tidak menjalankan BIT.Atau kalaupun menjalankan,tetapi salah ataupun banyak salahnya.

Posted in Anak Autis | Tagged , , | Leave a comment

Fakta Tentang Anak Autis

Anak yang menyandang autis memang membutuhkan perhatian ekstra dan segala sesuatu harus selalu diwaspadai dan diperhatikan. Anak autis cenderung menyukai dunia mereka sendiri dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan sendiri.

Berikut ini ada beberapa fakta tentang anak autis :

a. Anak autis menunjukkan kurang sekali kontak mata dengan orang lain yang biasanya disertai dengan perilaku yang tidak wajar seperti tertarik dengan sinar matahari atau benda gemerlap.

b. Beberapa anak autis bahkan tidak pernah berbicara walau mereka mengeluarkan suara-suara. Suara-suara yang dikeluarkan oleh anak autis itu tidak jelas dan biasanya berupa teriak-teriakan.

c. Anak-anak penyandang autism e tidak mampu memahami makna bahasa tubuh atau bahasa non verbal dalam komunikasi.

d. Anak autis juga kurang memahami emosi orang lain dan dapat dikatakan sebagai kurang peka atau kurang berperasaan.

e. Suka malambaikan tangan, berjalan berjingkat, goyang-goyang tubuh dengan ekspresi wajah yang aneh, badannya sangat kaku, kadang badannya berputar-putar tanpa merasa pusing.

Kriteria diagnostik autisme menurut DSM-IV adalah sebagai berikut :

1. Harus ada sedikitnya 6 gejala dari (a), (b) dan (c) dengan minmal dual gejala dari (a) dan masing-masing satu gejala dari (b) dan (c).

a. Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik. Minimal harus ada 2 gejala di bawah ini :

– Tak mampu menjalin interaski sosial yang cukup memadai: kontak mata sangat kurang, ekspresi muka kurang hidup, gerak-gerik kurang tertuju.

– Tak bisa bermain dengan teman sebaya

– Tak ada empati (tak dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain)

– Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional yang timbal balik.

b. Gangguan kualitatif dalam bidang komunikasi. Minimal harus ada satu dari gejala-gejala di bawah ini :

– Perkembangan bicara terlambat atau sama sekali tidak berkembang. Anak tidak berusaha untuk berkomunikasi secara non verbal.

– Bila anak bisa bicara, maka bicaranya tidak dipakai untuk komunikasi

– Sering menggunakan bahasa yang aneh dan diulang-ulang

– Cara bermain kurang variatif, kurang imajinatif dan kurang dapat meniru

c. Adanya suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang perilaku, minat dan kegiatan. Minimal harus ada satu dari gejala-gejala dibawah ini :

– Mempertahankan satu minta atau lebih denganc ar ayang sangat khas dan berlebihan.

– Terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak ada gunanya.

– Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan diulang-ulang

– Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda

2. Sebelum berumur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam bidang interaksi sosial, bicara dan berbahasa, cara bermain yang monoton dan kurang variatif.

3. Bukan disebabkan oleh syndroma rett atau gangguan disintegratif masa kanak.

Posted in Anak Autis, Mengenal Autisme | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pendidikan Atau Sekolah Untuk Anak Autis

Pendidikan bagi anak penyandang autis

Penyandang autis juga layak menerima pendidikan agar tidak terkucil dari masyarakat dan lingkungan dan tidak selalu bergantung pada orang lain, mengajarkan agar selalu mandiri. Menurut sebuah penelitian 20 % anak penyandang autis lebih pintar dan mempunyai IQ yang cukup tinggi dibandingkan dengan anak – anak normal lainnya. Pendidikan bagi penderita autis yang satu dengan lainnya berbeda – beda tergantung pada usia dan kemampuan anak itu sendiri.

Pendidikan yang bisa diberikan bagi anak autis, seperti :
1. Sekolah terpadu atau sekolah bagi anak – anak yang berkebutuhan khusus yang didampingi Guru pembimbing khusus, Psikolog dan orang tua, yang dikenal sebagai Sekolh Luar Biasa ( SLB ).

2. Program sekolah di rumah ( Homeschooling Program). Cara ini juga efektif karena para orang tua dapat dengan mudah mengawasi dan mengikuti setiap perkembangan yang terjadi, tentunya dengan di dampingi guru terapis, dan orang tua.

Posted in Anak Autis, Mengenal Autisme | Tagged , , | Leave a comment

Solusi Penyembuhan Untuk Anak Autis

Solusi Penyembuhan atau menangani anak autis, antara lain :

1. Dengan terapi wicara : membantu anak melancarkan otot-otot mulut sehingga membantu anak berbicara lebih baik

2. Dengan terapi pada ikan lumba – lumba. Pada sebuah penelitian medis dan beberapa dokter terapis juga menyarankan dengan terapi lumba – lumba kaena sangat membantu menerapis anak autis dan cara ini juga disukai oleh para orang tua dan anak penderita autis itu sendiri. Karena lumba – lumba mempunyai gelombang utrasonar ( gelombang suara dengan frekuensi tertentu ) dan pada tubuh lumba – lumba juga terkandung potensi yang bisa membantu menselaraskan kerja syaraf motorik dan sensorik pada penderita autis dan mampu merangsang otak manusia untuk menghasilkan energi yang ada dalam tulang tengkorak, dada, dan tulang belakang sehingga dapat membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri dan juga meningkatkan kerja dari neurotransmitter

3. Terapi Perilaku, tujuan agar si anak belajar memfokuskan diri, mampu bersosialisasi terhadap lingkungan dan orang lain, mengembalikan kontak mata agar lebih fokus apabila diajak bicara atau berinteraksi.

4. Terapi Okupasi: untuk melatih motorik halus anak

5. Sensory Integration Therapy: untuk anak-anak yang mengalami gangguan pada syaraf sensoriknya

6. Lebih memperhatikan asupan dan pola makan, gizi serta nutrisi.

7. Memberikan latihan – latihan secar rutin kecil yang bisa orang tua lakukan dirumah atau diluar rumah agar dapat mengenal dunia luar dan mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar, serta memberi perhatian lebih.

8. Memberikan vitamin atau suplemen tambahan sebagai alat bantu dalam menunjang perbaikan perkembangan dari otak, perilaku dan komunikasi serta memberi kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit lainnya.

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Anak Autis

Penyebab – penyebab anak autis, yaitu :

1. Kerja syaraf motorik dan fungsi dari sel – sel pada otak yang terlalu lamban atau ketidak seimbangan kerja dari sel otak kiri dan kanan.Hipothalamus adalah bagian otak tengah yang mengatur tentang fisk mental dan emosi dan didalamnya terdapat aliran sinyal yang menghubungkan antara hiphotelamus dengan bagian-bagian otak yang lain. Thalamus berfungsi sebagai pusat pengolahan penting dan stasiun relay, dan banyak menyampaikan masukan-masukan saraf dari dunia luar korteks Cerebral. Neurotransmiter adalah zat kimia yang ada didalam otak yang berfungsi sebagai pembawa pesan antar sel syaraf.

2. Faktor Resiko yang dibawa dari kehamilan. Misalnya :
– selama masa kehamilan sering mngalami perdarahan, hal ini juga menjadi salah satu pemicu anak autis dikarenakan adanya gangguan pada placental complications yang mengakibatkan gangguan transportasi oksigen dan nutrisi ke bayi dan berpengaruh pada otak janin.

– kelahiran bayi yang prematur dan berat bayi yang rendah juga merupakan resiko terjadinya perilaku autis pada anak disebabkan suka mengonsumsi obat – obatan.

– Sering mengalami infeksi saluran kencing, stress atu depresi.

– Faktor ketidak seimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan tubuh.

– Faktor akibat imunisasi pada masa balita yang tidak tepat

– Faktor kurangnya gizi dan nutrisi, baik ketika masa kehamilan maupun anak sudah balita

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala – gejala Umum Pada Anak Autis

Gejala – gejala umum anak autis yang mudah anda kenali, dengan adanya gangguan seperti :

1. Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik, misanya : Tak mampu menjalin interaksi sosial yang cukup memadai, kontak mata yang kurang, ekspresi muka yang kurang hidup, bahasa tubuh yang kurang tertuju.

2. Gangguan kualitatif dalam komunikasi., seperti : perkembangan bicara yang terlambat atau sama sekali tidak berkembang, bila bicara tidak dipakai untuk berkomunikasi, anak tidak mengunakan komunikasi secara non verbal, bahasa tubuh atau bicara yang aneh dan di ulang – ulang, jika bermain kurang variatif dan imajinatif.

3. Gangguan terhadap kebiasaan ( perilaku, keinginan dan minat ), seperti :
* Mempertahankan satu minat atau lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan.
* Terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak ada gunanya.
* Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan diulang-ulang.
* Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda.

Autis bukan disebabkan oleh Sindroma Rett atau Gangguan Disintegratif masa kanak – kanak. Namun, kemungkinan kesalahan diagnosis selalu ada, terutama pada autis ringan. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya gangguan atau penyakit lain yang menyertai gangguan autis yang ada, seperti retardasi mental yang berat atau hiperaktivitas.

Posted in Anak Autis | Tagged , , , | Leave a comment

Ciri-ciri Anak Autis

Secara detail ada beberapa Ciri – ciri yang terlihat dalam fase usia timbulnya gejala autis pada anak, seperti :

1. Usia 0 – 6 bulan. Apabila anak terlalu tenang dan jarang menangis, terlalu sensitif, gerakan tangan dan kaki yang terlalu berlebihan terutama pada saat mandi. Tidak pernah terjadi kontak mata atau senyum yang secara sosial, dan jika digendong atau ditimang mengepal tangan atau menegangkan kaki secara berlebihan.

2. Usia 6 – 12 bulan. Jika digendong kaku atau tegang dan tidak berinteraksi atau tidak tertarik pada maianan atau tidak beraksi terhadap suara atau kata. Dan selalu memandang suatu benda atau tangannya sendiri secara lama. Itu akibat terlambatnya perkembangan saraf motorik pada otak yang mungkin terlalu halus atau kasar.

3. Usia 2 – 3 tahun. Tidak berminat atau bersosialisasi terhadap anak-anak lain dan kontak mata tidak nyambung dan tidak pernah fokus, juga kaku terhadap orang lain dan masih senang digendong dan malas mengerakan tubuhnya. Biasanya sebelum umur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam bidang :
a. interaksi sosial,
b. bicara dan berbahasa,
c. cara bermain yang monoton, kurang variatif.

4. Usia 4 – 5 tahun. Sukanya anak ini berteriak-teriak dan suka membeo atau menirukan suara orang dan mengeluarkan suara-suara aneh. Dan gampang marah atau emosi apabila keinginan dan kemaunnya terganggu dan tidak dituruti, lebih agresif dan suka menyakiti diri sendiri.

Berikut ini beberapa ciri autis (diambil dari Wikipedia) :

A. Interaksi Sosial :
1. Tidak mampu menjalin interaksi sosial non verbal: kontak mata, ekspresi muka, posisi tubuh, gerak-gerik kurang tertuju
2. Kesulitan bermain dengan teman sebaya
3. Tidak ada empati, perilaku berbagi kesenangan/minat
4. Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional 2 arah

B. Komunikasi Sosial :
1. Tidak/terlambat bicara, tidak berusaha berkomunikasi non verbal
2. Bisa bicara tapi tidak untuk komunikasi/inisiasi, egosentris
3. Bahasa aneh & diulang-ulang/stereotip
4. Cara bermain kurang variatif/imajinatif, kurang imitasi sosial

C. Imaginasi, berpikir fleksibel dan bermain imaginatif :
1. Mempertahankan 1 minat atau lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan, baik intensitas dan fokusnya
2. Terpaku pada suatu kegiatan ritualistik/rutinitas yang tidak berguna
3. Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan berulang-ulang. Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian tertentu dari suatu benda.

Posted in Anak Autis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Kenali Anak Autis

Mengenali anak penderita autis

Autis adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak, yang membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Autis terbagi dalam 2 jenis :
1. Autis Infatil, yang biasanya diderita oleh anak – anak karena kegagalan perkembangan yang sangat kompleks
2. Autis Schizophrenia, autis ini biasanya diderita oleh seseorang karena proses regresi dari penyakit jiwa

Penderita autis tidak selalu dikonotasikan mereka yang mempunyai pola tingkah laku yang selalu aktif, tetapi ada juga yang pasif. Menurut banyak pendapat di masyarakat bahwa penderita autis biasanya pintar, mempunyai kelebihan dalam suatu hal contoh Bill Gates ( seorang pencetus Microsoft ), dia juga seorang anak autis.

Di Indonesia sendiri penderita autis mencapai 20 % dari total seluruh penduduk Indonesia. Pada autis infatil yang biasa diderita oleh anak – anak pada umumnya terjadi pada usia 1 – 5 tahun. Ada pula pada sebagian anak, gejala – gejala autis sudah ada sejak lahir. Jika diestimasikan di Indonesia sendiri jumlah penderita autis diperkirakan mencapai 20 % atau sekitar 65.000 anak autis dari total seluruh jumlah penduduk indonesia sekitar 280 juta jiwa.

Di Ingris sendiri pada awal tahun 2002 dilaporkan bahwa anak penderita autis meningkat tajam ( Dr. Widodo Judarwanto SpA ) bahkan Dr. Widodo pada tahun 2006, jumlah anak autis di indonesia dapat mencapai 150 – 200 ribu orang dengan perbandingan antara anak laki- laki dan anak perempuan 2,6 – 4 : 1, namun anak perempuan yang menderita autis lebih berat gejalanya dibanding anak laki – laki. Tetapi menurut sebuah peniitian di Amerika, dari 10.000 kelahiran kemungkinan yang sering terjadi pada penderita autis adalah anak laki – laki dibanding anak perempuan.

Posted in Anak Autis, Mengenal Autisme | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment